Sunday, July 1, 2018

Peka Membaca Pesan-NYA





Setiap anak itu UNIK
4 hari terakhir, 25 s/d 28 Juni 2018, orangtua yang anak-anaknya sedang mengikuti seleksi PPDB DKI tingkat SMA/SMK Negeri dibuat deg-degan, apalagi anak-anak yang punya nilai "menengah", dengan sistem zonasi mereka akan segera tersingkir dengan mudahnya.
Itu juga yang dialami oleh anak kedua kami.
Secara rasional saya sudah berfikir anak kami akan tersingkir dari persaingan yang demikian luar biasa. Dan di hari kedua menjelang sore, posisi anak kami kritis, saya ? langsung pening kepala tapi tetap harus waras cari alternatif SMA Swasta, tadinya....
Di luar dugaan, Raihan tiba-tiba bicara pada kami, mengambil keputusan untuk mencoba masuk ke SMK Negeri, jurusannya sudah dia tentukan sendiri.
Reaksi kami berdua ? kaget sesaat, kemudian mengkonfirmasi ulang keinginan Raihan, karena ini bukan kami yang memutuskan, tapi anaknya sendiri, takut ikut-ikutan teman-temannya yang ternyata banyak tersingkir juga.
Bersyukur dan gak terasa hati saya meleleh, anak ini sudah berani memutuskan masa depannya sendiri, yang tidak ikut jurusan yg dipilih teman-temannya (pada pilih perhotelan) dan keukeuh maunya jurusan yang dia putuskan sendiri.
Dan kami baru menyadari, flash back kemampuannya yang terlihat secara otodidak ngedit video dengan cara yg tak bisa saya bayangkan, ngedit dan bikin video, ngevlog, mengendorse adiknya sendiri lalu diupload ke channel yutubnya, menjadi sebuah langkah awal untuk pijakan masa depannya.
Dan bayangan kami bahwa kelak anak-anak kami akan mewarisi apa yang kami kerjakan, bersinergi, sepertinya akan jadi kenyataan,
Apakah ini jawaban dari do'a-do'a selama ini ? Yang jelas kami bersyukur karena akhirnya semua berakhir dengan baik, bahagia, tak ada penyesalan, tak ada gengsi, yang ada hanyalah rasa optimis untuk jadi lebih baik dan sukses di mata Allah.
Hari terakhir seleksi kami masukkan ke sistem PPDB DKI SMK Negeri, hari ini alhamdulillah sudah selesai lapor diri.
Emaknya masih akan melanjutkan do'anya, berbisik, semoga Allah pantaskan anakku kuliah di ITB, sesuai dengan jurusannya...
Ya Rabb, pesanMU yang penuh dengan kejutan dan keajaiban yang membahagiakan sudah kami baca dengan baik, Alhamdulillah….
(to be continued...)

0 comments:

Post a Comment