Selamat Datang Di Website Saya, Yuditha Anggraeni Affandi Skom., MMSI

Seorang manusia yang sedang berproses untuk menjadi lebih baik. Ibu dari 3 anak ganteng dari suami ganteng Aceng Luqman Taufiq. pernah belajar di Komunitas Bisnis Dari Rumah, BISMA Center, Click To Bricker dan Women OPTIMIZer. Sempat jadi staff tetap di salah satu Universitas swasta selama 12 tahun sebelum menemukan passionnya. Saat ini masih menjadi freelance Konsultan Umroh dan Haji, Konsultan Website Komunitas dan Sosial Media, dan sangat menikmati proses pekerjaannya. Berharap ingin menjadi ibu terbaik, istri terbaik dan mengharap Ridho Allah, karena Ridho Allah adalah KEBERUNTUNGAN yang TERBESAR...

Monday, May 11, 2015

Afirmasi ? Intinya yakin yakin dan yakin....



Afirmasi itu apa sih ?

Beberapa teman bilang saya jago ilmu afirmasi. Kalau dibilang begitu, saya cuma senyum - senyum aja.

Sebenarnya secara tidak sadar, saya sudah melakukan beberapa kali afirmasi dalam hidup saya.

Sejak saya sekolah di SMP, apa yang saya lakukan adalah saya tidak ingin merepotkan orangtua.
Saya tidak mau merepotkan karena mama dan papa saya hanyalah pegawai negeri sipil yang taat aturan dan anti korupsi, gak seperti sekarang, ngeri....

Dan beberapa kali saya hanya ingin tidak merepotkan orangtua, Alhamdulillah studi saya di SMP dan SMA tidak bermasalah, selalu lancar, walaupun nilai akademis tidak terlalu bagus, tapi juga tidak terlalu jelek.

Saat saya kuliah meskipun di swasta, lagi-lagi saya hanya meminta dan berdo'a pada Allah agar tidak merepotkan mama papa saya. Dan Allah kasih kemudahan dengan memberi saya kesempatan jadi asisten dosen, dan dapat membiayai sendiri kursus bahasa Inggris serta transportasi dan makan saat kuliah. Alhamdulillah.

Selesai kuliah S1, saya bertekad untuk melanjutkan kuliah S2, tanpa mengeluarkan uang sepeserpun. Dan Alhamdulillah dikasih jalan kuliah S2 dengan beasiswa 100%.

Menjelang kelulusan S1, saya juga punya keinginan kuat, untuk segera menikah dan mempunyai anak di tahun 1999 dan setahun kemudian memiliki anak. Alhamdulillah Allah kasih jalan kemudahan dan berjodoh serta menikah di tanggal 11 September 1999 dan memiliki anak di bulan Juni 2000.

Setelah itu saya sibuk kuliah S2 dan mengurus anak pertama dan hamil anak kedua. Lulus S2 dan memiliki anak kedua dan ketiga, semuanya laki-laki. Beberapa tahun saya habiskan untuk mengurus suami dan anak-anak.

Lupa dengan mimpi-mimpi saya karena saya merasa bahagia dengan apa yang saya punya, suami dan 3 anak lelaki yang masih kecil, serta sibuk dengan pekerjaan di kampus, membuat saya beberapa tahun kemudian akhirnya tersadar bahwa saya masih punya keinginan-keinginan yang belum saya wujudkan.

Cerita selanjutnya akan saya tulis pada tulisan yang lain ya...

Intinya, saya menyimpulkan, bahwa semua keinginan-keinginan saya di saat saya sekolah hingga awal pernikahan saya pada akhirnya adalah keyakinan. Yakin bahwa keinginan saya akan terlaksana, akan terwujud. Dan tidak lupa diiringi dengan do'a yang tidak putus-putusnya...

Semoga tulisan saya bermanfaat ya...

Saya Yuditha Pin BB 7ED8484A

Bagaimana Cara Pergi Umroh ?



Saat ini, antrian untuk pergi haji untuk calon jamaah haji di Indonesia bertambah panjang antriannya. Untuk haji reguler kisaran 20 tahunan untuk mengantri dan haji plus kisaran antrian sekitar 5-7 tahun.
Begitu rindunya umat Islam di Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji, hingga rela harus mengantri hingga belasan tahun lamanya. Untuk mengobati kerinduan ke Tanah Suci, maka jalan yang tercepat untuk mengobati kerinduan beribadah di Tanah Suci adalah dengan umroh. 

Tak inginkah anda mengunjungi Baitulloh ? Sebagai seorang muslim tentu saja sangatlah mendambakan suatu saat benar-benar bisa melihat secara langsung Ka'bah, bersujud dan memohon di depan Raudhoh, memohon di depan multazam, shalat di Hijr Ismail dan tempat-tempat mustajab yang lainnya.

Dari pengalaman saya, sungguh tidak terfikirkan bagi saya untuk dapat mengunjungi Tanah Suci. Saya berfikir bahwa ke Baitulloh jika saya mampu, dan tidak mungkin bagi saya untuk berkunjung ke Tanah Suci dalam kondisi saya sebagai pegawai dan dosen (saat itu).

Mitos bahwa ke Tanah Suci harus punya uang dulu adalah hal yang terbantahkan.

Berikut tips berdasarkan pengalaman saya pribadi, agar sahabat bisa berkunjung ke Tanah Suci dan bisa pergi umroh untuk yang pertama kalinya, dan bisa pergi setiap tahun :

1. Afirmasikan kapan sahabat ingin umroh.
    Tentukan tanggal bulan dan tahun yang diinginkan. Jangan menyepelekan afirmasi yang dibuat      oleh sahabat. Jika memang afirmasi yang sahabat buat benar-benar kuat, tidak mustahil di waktu yang telah ditentukan akan segera terwujud.

2. Beritahukan pada sepasang bidadari anda untuk menyamakan do'a sesuai afirmasi yang sahabat buat.
    Mintalah do'a restu pada kedua orangtuamu dan pada pasangan hidup (jika ada). Konon kekuatan doa sepasang bidadarilah yang akan mengantarkan afirmasi

3. Fikirkan terus Tanah Suci.
    Fikirkan dan bayangkan bahwa kamu akan segera ke Baitulloh, shalat dan ibadah dengan khusyu disana.

4. Siapkan Dananya, berapapun yang kamu punya.
    Niat ke Tanah Suci saja tidak cukup. Dana yang ada disiapkan saja berapapun yang ada. Niatkan bahwa dana yang ada akan segera mengantarkanmu sampai ke Tanah Suci.

5. Berdo'a khusyu agar dimampukan setiap tahun ke Tanah Suci.
   Ke Tanah Suci bukan monopoli orang-orang yang mampu, tetapi Allahlah yang memampukan hamba-Nya pergi ke Baitulloh. Maka jika kamu sudah mengunjungi Tanah Suci, saat thawaf wada', berdo'alah, panggilah keluarga terdekat, tetangga, sahabat agar bisa datang ke Baitulloh, dan berdo'alah agar selalu diberikan kesempatan setiap tahunnya untuk mengunjungi Baitulloh lagi, lagi dan lagi....

Di tulisan saya selanjutnya saya akan berbagi pengalaman seputar umroh haji.

Saya Yuditha, pin BB 7ED8484A





Thursday, May 7, 2015

Sekali Ke Tanah Suci Sebelum Mati, Dampingilah kedua orangtuamu ke Baitulloh...


Baru-baru ini, walaupun bukan yang pertama kali, saya menghadapi jamaah yang usianya sudah 80 tahunan, suami istri. Sudah melewati bonus usia Rasulullah. Mereka berdua pergi umroh, tapi yang membuat saya sedikit sedih, mereka berdua pergi ke Tanah Suci tanpa ada satu anak pun yang menemani.

Saya ingin sekali bercerita pada sahabat semua, betapa materi yang kita keluarkan untuk kedua orang tua kita saat mendampinginya ke Baitulloh, benar-benar tergantikan saat kedua orangtua kita matanya berbinar, menangis dan bersujud di depan ka'bah dan rawdah. Dan saat mereka menengadahkan tangannya, mendoakan kita, anak-anaknya, maka jutaan malaikat akan mengamininya.

Itulah salah satu impian saya dahulu, yang begitu takutnya tidak dapat saya wujudkan, adalah memberangkatkan kedua orangtua saya ke Tanah Suci.

Rasanya, jika saya tidak bisa sampai mendampingi kedua orang tua saya ke Tanah Suci, segala yang saya kerjakan di dunia ini tidak ada artinya lagi.

Orang tua saya juga sudah masuk usia 70-an. Setahun lalu mama saya terkena stroke yang kedua kalinya, dan betapa takutnya saya. Betapa takutnya saya jika saya tidak dapat mewujudkan impian terbesar mama saya, pergi ke Baitulloh.
Saya berkejaran dengan waktu dan kesembuhan penyakit yang mama derita saat itu. Alhamdulillah, pelan tapi pasti mama bisa pulih walaupun memang tidak bisa sesehat dulu.

Satu tips untuk bias selalu membahagiakan orangtuamu terutama membawanya bersama ke Baitulloh, adalah selalu bermohon pada Alloh. Jangan kecil hati kalau memang mengandalkan uang yang ada sepertinya tidak akan pernah cukup.

Sebisa mungkin, dampingilah kedua orangtuamu pergi ke Tanah Suci, materi yang sahabat keluarkan, Insya Allah akan dicukupkanNya, bahkan diganti 700 kali lipatnya.



Alhamdulillah, impian saya membawa mama dan papa saya terwujud di bulan Januari 2015, tepat 5 bulan setelah mama berangsur membaik. Mama saya motivasi untuk bisa sehat agar bisa pergi ke Baitulloh. Walaupun saat di Masjidil harom mama harus menggunakan kursi roda, tapi saya bisa melihat airmata kebahagiaannya saat bersujud di Rawdah dan melihat Ka'bah untuk pertama kalinya.

Momentum itu buat saya adalah salah satu momen yang tak akan terlupakan seumur hidup saya.

Yuk, mumpung orangtuamu masih ada, jangan sampai menyesal, bawalah kedua orangtuamu ke Tanah Suci, sebelum mati...

Saya Yuditha, tersedia paket umroh murah 2016 hanya $1500-an (setara 20 jutaan) WA 089650024950