Selamat Datang Di Website Saya, Yuditha Anggraeni Affandi Skom., MMSI

Seorang manusia yang sedang berproses untuk menjadi lebih baik. Ibu dari 3 anak ganteng dari suami ganteng Aceng Luqman Taufiq. pernah belajar di Komunitas Bisnis Dari Rumah, BISMA Center, Click To Bricker dan Women OPTIMIZer. Sempat jadi staff tetap di salah satu Universitas swasta selama 12 tahun sebelum menemukan passionnya. Saat ini masih menjadi freelance Konsultan Umroh dan Haji, Konsultan Website Komunitas dan Sosial Media, dan sangat menikmati proses pekerjaannya. Berharap ingin menjadi ibu terbaik, istri terbaik dan mengharap Ridho Allah, karena Ridho Allah adalah KEBERUNTUNGAN yang TERBESAR...

Sunday, November 9, 2014

Kondisi Yang Tidak Dapat Dihindari oleh Travel Yang Melayani Umroh Haji

Sebagai seorang Konsultan Umroh Haji, rasanya pengalaman saya setiap harimya selalu baru, penuh kejutan. Waktu saya memulai sebagai seorang Marketing Online (saya belum berani menyebut sebagai konsultan waktu itu), sungguh, begitu ceteknya pengetahuan saya tentang umroh haji, dan begitu kompleksnya pengalaman-pengalaman saya, yang kebanyakan adalah cerita pahitnya (enakan minum kopi pahit, hehehe).

Ibadah Umroh, sepertinya mudah, jika niat kita kuat dan bersih, tapi beberapa hal tertentu dapat menyebabkan niat kita untuk ibadah umroh/haji terganggu dengan beberapa hal.

Untuk itulah saya, Yuditha Pin BB 7ED8484A ingin sekali berbagi pengalaman, kali ini tentang kondisi yang tidak dapat dihindari oleh sebuah Travel Layanan Umroh Haji.

Berikut saya jabarkan berdasarkan pengalaman pribadi, bukan bermaksud menggurui :)

1. Maskapai 

    Dari sisi maskapai, terkadang ada saja maskapai, baik yang sudah besar maupun baru, yang seenaknya membatalkan flight secara sepihak. Biasanya maskapai yang cancel flight jenis flight carter, yang harus memenuhi kuota penumpang sesuai seat yang ada. Misalkan ada 500 seat harus terisi 500 seat, kalau tidak maka Maskapai tersebut tidak akan berangkat sesuai schedule.
Atau hal lainnya adalah, maskapai tidak mendapatkan landing permit / izin terbang ke Jeddah. Ini pernah dialami oleh Batavia Air, yang dinyatakan bangkrut.
Jika ini terjadi, maka Travel harus segera mengubah skedule dengan maskapai yang lainnya. Dan seringnya memang travel tidak punya pilihan lain dengan maskapai yang masih ada. Ini yang harus dipahami oleh calon jamaah seandainya hal tersebut terjadi.

2. Visa Umroh.

    Beberapa calon jamaah bisa saja direjek permohonan visanya oleh kedutaan Saudi Arabia. Hal ini bisa terjadi oleh beberapa hal. Satu diantaranya adalah dicurigai berasal dari daerah yang disinyalir "kantong TKI"  Hal ini menyebabkan calon jamaah yang seharusnya berangkat menjadi gagal karena kecurigaan dari kedutaan. 
Hal yang lainnya adalah permohonan ditolak karena menggunakan penerbangan transit lebih dari dua kali transit. Keputusan ini diambil oleh pihak Kedutaan Saudia semata-mata untuk keamanan dan perlindungan jamaah umroh.

Kedua hal tersebut diatas salah satunya memang tidak dapat dihindari oleh Travel Umroh. Seringnya karena banyaknya calon jamaah yang tidak memahami kondisi diatas, maka seringnya Travel Umroh Haji yang disalahkan jika terjadi kondisi di atas.

Maka, jika terjadi demikian, kembalikan lagi pada diri sendiri, niat kita apakah sudah lurus untuk ibadah pada Allah, Jika ini memang Ujian dari Allah, apakah kita mampu mengendalikannya dan sabar dengan solusinya ?

Segala kesalahan ada pada saya, dan semua kebenaran hanya milik Allah Azza Wa Jalla.

Semoga sharing saya bermanfaat :)