Selamat Datang Di Website Saya, Yuditha Anggraeni Affandi Skom., MMSI

Seorang manusia yang sedang berproses untuk menjadi lebih baik. Ibu dari 3 anak ganteng dari suami ganteng Aceng Luqman Taufiq. pernah belajar di Komunitas Bisnis Dari Rumah, BISMA Center, Click To Bricker dan Women OPTIMIZer. Sempat jadi staff tetap di salah satu Universitas swasta selama 12 tahun sebelum menemukan passionnya. Saat ini masih menjadi freelance Konsultan Umroh dan Haji, Konsultan Website Komunitas dan Sosial Media, dan sangat menikmati proses pekerjaannya. Berharap ingin menjadi ibu terbaik, istri terbaik dan mengharap Ridho Allah, karena Ridho Allah adalah KEBERUNTUNGAN yang TERBESAR...

Thursday, May 15, 2014

Belajar dan Mengajar, bisakah tanpa pamrih ?

Saya sebenarnya adalah tipe orang yang tidak mau repot-repot untuk mengkomentari orang lain. Tapi ketika beberapa hari yang lalu saya membaca status seorang teman, yang bisa dibilang dia adalah seorang trainer juga, saya merasa perlu menulis ini. Buat kamu yang merasa disindir, saya mohon ma'af sebelumnya.

Saya punya background mengajar, selama 11 tahun menjadi dosen tetap dan 4 tahun berjalan hingga saat ini sebagai dosen luar biasa. Attitude saya dalam mengajar atau sharing ilmu kepada mahasiswa cenderung santai dan nothing to loose. Saya bahagia dan ikut mendoakan mahasiswa saya yang silih berganti kuliah, diajar oleh saya, lalu mereka lulus dan mendapatkan pekerjaan dan bahkan income yang lebih baik daripada saya, dosennya.

Apakah kemudian saya menuntut mereka untuk hormat pada saya ? Tidak, saya tidak minta dihormati, tetapi Alhamdulillah saya selalu disapa di luar jam mengajar, atau bertemu di luar kampus.

Saya senang belajar, untuk mengupgrade ilmu saya, terutama ilmu marketing online. Saya belajar di berbagai komunitas, Saya banyak sekali belajar dari guru saya, founder Komunitas Bisnis Dari Rumah, Pak Cheriatna. Dengan Ijin Allah, saya ditakdirkan untuk belajar secara cuma-cuma dari beliau, dan sampai saat ini saya tetap punya silaturahim yang baik dengan pak Cheriatna dan istrinya, Bu Farida Ningsih, walaupun saya tidak join di bisnis beliau yang seharusnya bisa saja saya melakukannya.

Selain di pak Cheriatna, isaya juga banyak belajar dari komunitas- komunitas yang lain. Terakhir dengan ijin Allah, saya kembali ditakdirkan untuk menikmati belajar banyak hal tentang ilmu Optimasi, termasuk Web Komunitas dengan pak Ali Akbar.

Sahabatku yang sedang membaca tulisan saya....

Ada pemahaman yang salah kaprah antara yang mengajar dan yang diajar. Yang saya lihat pola mengajar ilmu bisnis dan ilmu-ilmu lainnya memang diwadahi dalam sebuah komunitas. Saya pun ikut tergabung dengan banyak sekali komunitas belajar, tanpa saya harus "terikat" di dalamnya.

Apakah saya salah mengambil sikap seperti ini ?

Saya memilih menyerap ilmu dari semua guru, dan menerapkannya dalam kehidupan saya dan orang banyak dengan cara mengajarkan kepada yang membutuhkan, membentuk komunitas saya sendiri tanpa harus khawatir murid yang saya ajarkan akan lebih pintar dan lebih sukses daripada saya.

Ilmu akan gagal menjadi amal, ketika ilmu tersebut tidak diterapkan dan disebarkan dengan cara yang baik dan benar.

Saya Wanita, saya termasuk salah seorang dari 900 lebih member Women OPTIMIZer yang beruntung belajar Ilmu Web Komunitas, dan saya bersyukur bisa belajar. Rasa syukur itu saya terapkan dalam praktek Ilmu Web Komunitas. Susah payah saya, suami saya Aceng Luqman Taufiq dan adik saya Isah Kambali, membranding diri kami sebagai konsultan jasa Web Komunitas.

Alhamdulillah kami berhasil "pecah telor" Project Web Komunitas http://Ibu HamilDanBalita.com. Diikuti oleh project lainnya yaitu www.TanyaArsitek.com dan MelekInternet.com

Saya tahu saya suka belajar, dan saya tahu bagaimana ilmu yang saya pelajari bisa menjadi ilmu yang bermanfaat. Praktekkan dan ajarkan kepada yang membutuhkan, jika bermanfaat biarkan itu menjadi tabungan saya di akhirat tanpa perlu menuntut apa-apa, karena percuma jika kamu menuntut sesuatu dari muridmu, tak akan jadi apapun kecuali beban di akhirat yang akan condong ke neraka....Astaghfirullah....